Senin, 24 Desember 2018

Jogja Itinerary Sederhana Kami Yang Jauh Dari Kata Sempurna

Setelah liburan kami berakhir sebulan yang lalu, akhirnya selesai juga menuntaskan janji untuk membahas liburan kami di jogja. Jogja itinerary yang jauh dari kata sempurna ini sebenarnya saya buat untuk kami sekeluarga. Ditengah kepenatan pekerjaan yang menyita waktu kami dan juga membuat kami terkadang kerja hingga lupa waktu, perjalanan pendek ini kami mulai. Di tahun 2018 sendiri, dari awal tahun kami belum melakukan trip kemana pun. Kerja kerja dan kerja yang kami lakukan, kami akhiri dengan liburan ketika Van ulang tahun.

A Guide For Bali & Jogja Trip
A Guide For Bali & Jogja Trip
Berniat memberikan Van moment indah di ulang tahunnya  yang ke-8, gw dan si papi berniat untuk bawa Van jalan-jalan. Ngak melulu di Surabaya yang seperti selama ini terjadi diulang tahun sebelum-sebelumnya. Van yang sebelumnya sudah pernah ke Bali berharap ketika kami senggang dapat membawanya mengunjungi Bali lagi, namun si papi yang ingin ke Jogja membuat kami menyusun rencana Surabaya ke Jogja dan kemudian ke Bali. *capek gak sih?*

Dengan seadanya, berusaha mewujudkan mimpi si papi tentang Jogja, dan si Van yang akhirnya juga penasaran dengan Jogja. Dengan budget yang seminimal mungkin, dan dengan lokasi sebanyak-banyaknya yang ingin kami kunjungi, kami sadari itu agak serakah, namun mau gimana lagi, mumpung sudah dilokasi, ya dipaksain dikit deh di mepet-mepetin, keseruannya tetap dapet, senengnya tetep dapet tapi capeknya juga dapet banget, lol..

Menyusun itinerary ini dimulai dari gw yang menghitung dulu berapa jarak tempuh antara surabaya ke jogja, menghitung jika naik kereta dari Surabaya, segala sesuatu yang serba di kali 5 ini menjadi berat. Kemudian belum lagi dari Jogja ke Bali. Dan dengan perbandingan akutansi seadanya, matematika dan kalkulator yang dikeluarkan sebagai alat hitung ampuh tepat sasaran, semua cara melakukan perjalanan ke jogja di coret karena over dari budget dan di fixedkan dengan rental mobil plus isi bensin (yang paling murah) itu juga karena si Agung yang ada kenalan rentalan mobil.

Dimulai dari perbandingan bensin serta jarak tempuh, kami merental mobil Sigra dari kenalan si Agung. Harga yang relatif murah untuk kami bawa keluar kota, dengan lepas kunci artinya kami harus menyetir sendiri, karena kalau pakai supir berbanding terbalik lagi perhitungannya. (keluarin kalkulator lagi ckckck)

Hotel yang sudah kami booking di awal, kemudian berganti lagi, dan berganti lagi bahkan ketika itinerary sudah selesai dibuat, kenapa? Alasannya simple karena kami menemukan hotel yang lebih murah ataupun yang lebih baik ataupun yang lebih strategis dengan harga atau budget yang sama.

Beberapa perjalanan juga ada yang kami skip karena waktu, cuaca dan sebagainya. Karena kami sadar apa yang kami rencanakan perlu campur tangan Tuhan juga dalam mewujudkannya, Duh gw jadi religius.

Ada berbagai hal yang berubah dalam perjalanan kami terutama pada tempat makan yang kami susun, ada yang sudah tidak buka lagi, ada yang kebetulan tutup dan sebagainya.

Dan berikut itinerary sederhana kami yang jauh dari kata sempurna, yang gw susun untuk keluarga kecil kami, siapa tahu dapat menjadi pedoman dan sedikit inspirasi bagi para pembaca yang mungkin juga memiliki tujuan trip ke Jogja.

Safa Homestay Recomended Homestay




Pada itinerary ini, kami tidak mengunjungi Bukit Rhema karena pada saat hari dimana seharusnya kami mengunjungi Gereja Ayam yang terkenal di AADC. Cuaca yang kurang mendukung dimalam sebelumnya menyebabkan jalanan becek agak parah dalam menuju ke lokasi. Untungnya ketika di Punthuk Setumbu kami sudah sempat memfoto Gereja Ayam dari kejauhan.

Untuk makanan, bakso Klenger Ratu Sari sudah kami kunjungi di hari sebelumnya, sedangkan Nasi Goreng Beringharjo tepat tutup malam dimana kami akan mencicipinya :(

Beranjak dari Borobudur dan setelah makan siang, kami berencana ke Kali Biru, namun baru sebentar berjalan saja, hujan turun dengan derasnya, jalanan licin dan otomatis Kali Biru yang notabene tempat terbuka tidak bisa kami kunjungi. Alhasil kami memilih turun ke Jogja dan masuk ke hotel serta mengubah perjalanan kami yang hampir selesai.

Kami juga tidak jadi mengunjungi Keraton Jogja karena mobil kami butuh pengecekan lebih lanjut di Bengkel beberapa saat. Waktu yang mulai siang, mengharuskan kami melanjutkan perjalanan, Keraton Jogja juga skip disini, lain waktu aku pasti kembali :(





Itinerary simple kami selesai disini, dengan segala perhitungan yang telah kami rinci dahulu agar tidak melebihi batas budget perjalanan kami. Terimakasih Jogja, terimakasih atas perjalanan yang indah, pengalaman yang menyenangkan dan moment yang baik untuk kami. Bye Jogja, will miss you~~~byeee~~~

Travel Itinerary


0 comments:

Posting Komentar